Pages

June 17, 2015

Bersyukur

1,5 tahun ke belakang bukan waktu yang mudah buat gw. Mengenali diri lebih dalam. Takut sama yang ga pasti sampe akhirnya kelamaan lari dari ngadepin kenyataan.

Tapi dari masa itu juga akhirnya gw menyadari, banyak banget yang bisa gw syukuri dari kehidupan gw sendiri. Dimana nikmat dari Allah beneran bukan hanya dari materi yang bisa terhitung nominalnya.

Nikmat yang baru gw sadari, bukan yang baru gw temukan karena nyatanya itu selalu ada...

Adalah keluarga yang selalu mendukung dan menerima diri gw.
Doa orang tua buat anaknya itu ngga pernah putus dan berhenti, pun tanpa anaknya meminta. Walau ibu sama bapak ngga tahu persis apa yang dialami anaknya, doa mereka selalu tercurah buat gw dan kakak-kakak gw.
Kakak-kakak gw, yang ga menunjukkan perhatian dengan cara yang gw harapkan, pun punya cara sendiri untuk peduli dan sayang buat adiknya, cewe semata wayang ini. Makasi ya, ibu, bapak, akang-akang, teteh-teteh. Termasuk keponakan-keponakan piyik gw, yang pelukan dan manjanya sungguh bikin gw merasa bahagia.

Adalah temen-temen yang juga mendukung dan menerima kondisi gw, yang membuat keberadaan gw terasa berharga, yang pemberian perhatiannya membuat gw merasa ada maknanya. Kalian mungkin ngga selalu ada dalam keseharian gw. Tapi kehadiran kalian di waktu-waktu yang ga terduga, yang tentunya sesuai sama rencana Allah, sungguh memberi arti dalam keseharian gw.
Waktu gw mau ngeluh, mau nangis, mau sesenggukan, mau banyak gerak karena ngerasa-cemas-sama-ngga-tau-apa, mau loncat-gegirangan, mau gigit-pukul-pukul-gemes, mau peluk-butuh-di'pukpuk'-dan-butuh-sandaran. You are there.

Sungguh... Nikmat Allah mana yang mau gw dustakan. Gw diberi dukungan seluas-luasnya, yang bisa diitung pake angka, dan yang tak terhingga. Alhamdulillahirobbil 'alamiin. Terima kasih ya Allah atas nikmat yang tak terhingga ini. Semoga keberadaan mereka menjadi pengingat akan kebesaran-Mu.


June 6, 2015

menulis

gw lupa rasanya menulis bebas. dan kemarin gw baru ngerasain kembali rasanya menulis bebas.

rasanya jujur sama diri sendiri. rasanya lega. rasanya menyenangkan.
rasanya... lepas.

entah selama ini kenapa sampe ngga kepikiran ke situ. tiba-tiba aja lagi nunggu dosen. terus megang kertas sama pulpen. terus pertama iseng-iseng coret-coret ngasal. nulis nama.
"Nama saya Ristiana Istiqomah. Saya lahir di Jakarta ..." 
tulisan bebas
dan seterusnya ngalir aja apa yang ada di pikiran. apa yang ganjel di pikiran selama ini. yang rasanya gangguuuu banget. yang ngga bikin enak di hati.

fiuuuh. lega banget. masalahnya sih belum selesai, tapi paling ngga rasanya lebih enteng. ngga tau ini berefek ke mimpi gw atau ngga, tapi malemnya gw bisa mimpi lebih indah. ngga mimpi deadline atau ketemu-terus-karena-ngga-enak-jadinya-ngehindarin-dosen. gw mimpi jalan-jalan sama sahabat gw, Yoan dan Farah, dan 1 orang laki-laki entah siapa, yang jelas dia seperti ngejagain kami. bukan pacar dari Yoan atau Farah. entahlah tapi rasanya aman.

kami pergi ke daerah Ambon. kaya backpaceker-an gitu, nginep di rumah penduduk. dan yang paling seru adalah hunting sunset yang indaaaaaaah banget.

di mimpi sih rencananya mau sampai ke Ora, tapi entah gimana kami banyak mampir ke tempat-tempat main. ngga tau juga beneran ada atau ngga di Ambon. hehehe. terus belum nyampe Ora, gw udah kebangun. mungkin kelanjutannya di mimpi berikutnya atau di kenyataan aslinya. hahahaha.. aamiin :)

well..ini posting-an pertama setelah sekian lamanya. gw ngga janji akan rajin meng-update blog ini. tapi satu yang akan gw usahakan, gw ngga mau nutup blog ini entah sampai kapan.

karena blog ini bagian dari hidup gw :)


August 21, 2014

my broken heart

from my recently broken heart's experience, I got some lessons learned. 

first. falling in love could be (just) that simple. 
misal buat lo adalah poin penting jika cowo tersebut seorang yang family guy, atau yang peduli sama lingkungan, atau yang deket sama ibunya, atau yang menjaga sholatnya.
mana yang paling penting buat lo, maka poin itu lah yang akan jadi prioritas lo.

second. when you falling (in love), you feel it. 
ga perlu banyak mikir ketika lo jatuh cinta. yang kerja itu hati, bukan otak.

third. loving someone, in long or short time, when it comes to end, it still painful.
gw mengira gw lebay. dimana ketika gw merasa tertarik sama seseorang hanya dalam beberapa jam, gw menghabiskan waktu sesiangan untuk beberapa kali nangis. nangis karena merasa segitu patah hatinya. patah hati karena merasa rasa ini ngga bisa atau sulit untuk tersampaikan atau bersambut. hehehe.
beberapa orang juga ga percaya ketika gw cerita kaya gini. tapi ketika akhirnya cerita sama temen gw yang lain, yang ternyata juga pernah mengalami pengalaman yang sama, hal itu wajar kok.

fourth. Allah decide someone to meet us for a reason(s). 
sedih? banget. tapi gw tetap bersyukur mengalami patah hati kemarin.
pengalaman ini memberikan gw jawaban akan pertanyaan gw yang lain. bahwa ada lelaki sebelumnya yang cukup mengganggu pikiran gw (secara sepihak, karena kayanya pikiran dia ngga terganggu bayangan gw. hahaha.), yang ternyata tidak se-signifikan itu untuk gw pertimbangkan lebih lama.
pengalaman ini juga yang memberikan gw 3 pelajaran di atas. hehehe.

ah! I missed something. akhirnya gw merasakan perasaan yang gw rindukan, walau hanya sesaat. hati gw kini ngga kosong-kosong amat. hahaha. ada sedikit patahan-patahan yang butuh dibereskan. hehehe.

ya akhirnya kembali bahwa Allah Maha Tahu, Allah Maka Kuasa, dan Allah Maha Berkehendak. Dialah Sang Pembolak-balik Hati ciptaan-Nya. insya Allah sekarang gw uda ikhlas sama rencana Allah saat ini.
semoga Allah mempercayakan gw untuk jatuh cinta dengan orang yang sudah Dia jodohkan untuk gw pada waktu yang tepat.

and it's really true...
Falling in love, in long or short time, when it comes to end, it still painful.
PS: oh iya yang gw bagi di sini hanyalah kondisi lo tertarik, suka, attracted to someone. untuk melanjutkannya menjadi hubungan antara 2 orang dewasa yang sehat dan berkepanjangan, ngga cukup untuk membahas hanya dari segi perasaan. hehehe.
PPS: terima kasih buat kalian yang mendengarkan dan membaca kesedihan gw baik dengan perhatian, pukpuk, 'omelan', tawa. I smurf you :*
PPPS: penting untuk cerita kalo hati lagi ngga enak gini (efek patah hati). cari teman, atau media apapun yang bisa buat lo cerita. bahkan sambil ngelus-ngelus kucing liar sambil cerita aja uda lumayan sedikit ngebantu lho #pengalamansendiri


April 20, 2014

stupid me

You don't get my point. And I'm too mad to my self cause I can't explain it well to you without drop any tears.


April 17, 2014

they make me still sane

apa yang bikin lo masih ngerasa waras di antara laporan-laporan yang tenggat waktunya kejar-kejaran?
apa yang bikin lo masih ngerasa bertahan di antara semua masalah yang lo hadapi dengan bingungnnya ngatasin itu semua masalah?
apa yang bikin lo masih bisa menjejak tanah di antara ribet-riweuh-jungkir-balik ngerasain PHP-patahhati-bertepuksebelahtangan yang bikin jantung dagdigdug-an ngga karuan?

teman. orang yang bisa diajak berbagi. significant others. sahabat. orang yang menerima lo apa adanya. temen curhat. apapun, you name it!

thanks for being there. beside me or everywhere I can find you, guys!
will need you, many times for later on :)


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...