awalnya masih hujan rintik-rintik. lalu saya pakai jaket alamamater untuk menutupi kepala dan punggung agar tidak terlalu basah.
terus berjalan.
hingga di balai hutan, rintik-rintik hujan mulai semakin deras dan saya putuskan memakai payung, berdua dengan teman. payung kecil memang tidak cukup menghalangi air hujan yang turun untuk kami berdua .
sampai di stasiun lalu melewati kost teman saya. dia sampai di kost-an dan saya melanjutkan perjalanan. hujan semakin deras, sangat deras. air sudah banyak menggenang. hujan disertai angin kencang. rasanya payung saya tidak mampu menghalau air hujan tersebut.
baiklah, saya pasrahkan saja. saya tetap berjalan dengan payung tetap terbuka. namun baju saya mulai dari paha hingga kaki sudah basah. jaket almamter dan baju di bagian punggung sudah sangat kuyup. alas kaki saya sudah berjalan dalam air.
hujan yang terlalu besar dan payung saya terlalu kecil.
"memakai payung tapi basah kuyup seperti tidak memakai apapun.."dan akhirnya saya sampai di kost-an.
bukannya menghangatkan diri di dalam kamar, saya memilih berdiri di beranda depan kamar dan menikmati hujan yang disertai kilat benderang serta guntur menggelegar.
saya surukkan kepala saya di bawah tetesan air dari atap. saya bermain dengan air hujan.
lalu saya tengadahkan tangan saya dibawah kucuran air dari atap, mencoba menampung air dengan telapak tangan. saya bermain dengan air hujan.
kemudian saya mencoba menangkap gambar dalam kamera telepon genggam, tapi sepertinya resolusi kamera telepon genggam saya kurang memadai. tapi saya tetap bermain hujan.
kak nana hujan igu basah. jijik. dingin. hiiiiiy :P
ReplyDeletehujan itu air, sejuk, nyaman, dingin.. enak tauuuu :D
ReplyDelete:( huhu membuat lepek dan sepatuku bersuara seperti bebek. *apasih* hehe
ReplyDeleteabis itu bisa menghangatkan diri dan menjadi segar sekali ;)
ReplyDeleteseterah kamu deh kaaak :P
ReplyDelete